FPTI Dumai Ancam Keluar dari KONI

Administrator
57 view
FPTI Dumai Ancam Keluar dari KONI
Dok.

DUMAI - Lemahnya kinerja pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai memicu kekesalan dari sejumlah cabang olahraga yang tergabung di dalamnya. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Dumai terang-terangan membeberkan bahwa tidak adanya peran serta manfaat KONI terhadap atlit mereka yang berlaga dikancah Nasional.

Fatahuddin, Ketua FPTI Dumai menjelaskan kepada Majalah Kupas belum lama ini bahwa atlit FPTI yang ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tidak mendapatkan dukungan serta support dari KONI. Meski pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan permohonan dukungan.

"Atlit FPTI Dumai terpilih untuk ikut PON di Papua tidak hanya membawa nama kota Dumai tetapi nama baik Provinsi Riau. Sayangnya hal itu tidak mendapat support dari KONI selaku induk semang kita," tuturnya.

Ditambahkan Fattahudin, agar atlit FPTI Dumai tetap bisa mengikuti PON di Papua, dia harus berkeliling meminta support kepada para donatur dan partisipan guna mendorong para atlit yang berprestasi.

"Kita ucapkan terima kasih kepada Walikota Dumai, bapak H Paisal, sudah memberikan support dan semua pihak yang sudah ikut serta mendorong agar atlit FPTI bisa berangkat dan ikut mengharumkan nama Dumai dan Riau di ajang PON," ucapnya.

Dia menambahkan, pengurus KONI Dumai tidak mengerti tugas pokoknyasebagai penyambung tangan pemerintah untuk membuat kebijakan Nasional bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi pada tingkat nasional.

Terpisah, Ketua KONI Kota Dumai Khairuddin, dikonfirmasi melalui pesan seluler menjelaskan bahwa Sejak 2016 pihaknya rutin menyalurkan bantuan binaan untuk para atlit. Namun saat 2020 adanya bencana Covid-19 sehingga bantuan tidak maksimal.

Namun demikian, lanjut dia, bahwa untuk atlit FPTI yang akan ikut PON mendatang akan diberikan langsung pada Juni 2021 ke rekening para atlit berupa uang binaan sebagaimana atlit lain yang terdaftar di KONI.

"Nanti di bulan Juni akan di serahkan secara simbolis oleh Walikota Dumai," jelasnya.

Khairuddin menilai bahwa kepengurusan FPTI yang baru belum mengetahui informasi secara jelas terkait penyaluran bantuan untuk para atlit. Oleh karena itu, dia menghimbau kepada kepengurusan baru untuk cabor agar sering melakukan koordinasi ke KONI agar mendapatkan informasi yang jelas berdasarkan data yang dimiliki.(*)

Penulis
Megi Alfajrin
Tag:Dumai
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers majalahkupas.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online majalahkupas.com Hubungi kami: redaksi.majalahkupas@gmail.com