Tolak Provokasi

Administrator
56 view
Tolak Provokasi
Ilustrasi.

PEMERINTAH dan masyarakat mestinya bersatu mensukseskan agenda pembangunan daerah. Akan tetapi, masih ada saja kaum oportunis yang berusaha menghasut rakyat. Mereka mengobarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah. Sementara dengan segala kelebihan dan kekurangannya, pemerintah sudah berupaya keras untuk berbenah.

Masih adanya pihak-pihak yang sengaja memutarbalikkan fakta, amat disayangkan. Mereka menunggangi situasi pandemi dan kesulitan ekonomi, untuk memprovokasi. Fenomena mengobarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah juga heboh di media sosial yang membuat Walikota Dumai sedikit risau. Berulangkali H Paisal, SKM, MARS mengajak agar bersama membangun Dumai.

Suksesnya pelaksanaan agenda pembangunan di suatu daerah memang sangat ditentukan oleh kepercayaan masyarakatnya kepada pemerintah. Sejauh ini kepercayaan rakyat kepada pemerintah masih besar. Namun, di media sosial, selalu muncul ajakan-ajakan agar rakyat tidak memercayai pemerintah.

Terus terang, tantangan pelaksanaan program jusru muncul dari faktor eksternal yang bersikap oposan terhadap setiap kebijakan pemerintah. Teranyar ialah hebohnya salah satu agenda pembangunan yang tengah dilaksanakan. Namun patut diapresiasi, masyarakat kukuh bersikap rasional. Malah rakyat di lapisan terbawah bergotong royong ikut membantu. Mereka sama sekali tidak tergiur ajakan pihak-pihak yang belum move on secara politik.

Eloknya, pemerintah bersama tokoh masyarakat dan agama tidak boleh lelah membuka ruang komunikasi. Abaikan saja pihak yang tidak mampu menahan syahwat berkuasa. Menanggapi koreksi dengan modus politik licik hanya akan menghambat proses pembangunan.

Memang, upaya yang sedang dilakukan pemerintah bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan kepiawaian maksimal pemerintah untuk mengorkestrasi kepentingan pembangunan daerah. Menghadapi gelombang dibutuhkan kemampuan merawat kewarasan. Tidak gampang panik, dan istiqamah dengan niat baik yang tertanam sejak awal.(*)

Penulis
Redaksi/Tim
Tag:Opini
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers majalahkupas.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online majalahkupas.com Hubungi kami: redaksi.majalahkupas@gmail.com