Walikota Publikasi Pencapaian 100 Hari Kerja

Administrator
43 view
Walikota Publikasi Pencapaian 100 Hari Kerja

Masyarakat memberikan apresiasi positif atas gerak cepat H Paisal, SKM, MARS pada 100 hari kerjanya pasca dilantik sebagai kepala daerah. Tidak hanya mendatangkan Menteri RI ke Dumai, namun juga berhasil membangun komunikasi serta lobi-lobi dengan pemerintah propinsi dan pusat.

SABTU, 5 Juni 2021 tepat sehari menjelang 100 hari kerja walikota. H Paisal didampingi sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar konferensi pers secara resmi. Tujuannya untuk memaparkan ke publik terkait capaian yang berhasil maupun yang tengah dilakukan.

Terdapat 5 program yang menjadi agenda 100 hari kerja kepala daerah, pertama membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kota Dumai (TP2KD) untuk membenahi infrastruktur dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat dan meningkatkan daya saing Kota Dumai.

Untuk TP2KD itu, telah diterbitkan Peraturan Walikota Dumai nomor 23 tahun 2021, SK nomor 318 tahun 2021 dan membagi TP2KD menjadi beberapa tim. Masing-masingnya TP2KD bidang infrastruktur dan kewilayahan, TP2KD bidang ekonomi dan TP2KD bidang sosial dan budaya.

Kemudian melakukan kerjasama dengan pakar di bidangnya, yakni Assoc Prof DR Eng Muslim, Azmansyah SE, M.Econ dan DR Rodi Wahyudi serta melibatkan seluruh stakholder di lingkungan Pemko Dumai.

Program kedua, meningkatkan kecepatan dan ketanggapan dalam menghadapi Karhutla dalam bentuk peningkatan kuantitas dan kualitas Regu Pemadam Kebakaran (RPK), perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kemudian menerbitkan SK Walikota nomor 315 tahun 2021 tentang Tim Reaksi Cepat (TRC) serta membangun sinergitas Tim satgas Kathutla Pemko Dumai bersama Forkopimda dan instansi vertikal terkait.

Selanjutnya program ketiga yakni meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan dengan memberikan kemudahan pelayanan tanpa dipungut biaya di semua Puskesmas, memfungsikan semua Puskesmas rawat Inap menjadi Posko Satelit Sahabat Ambulance, perawatan di kelas III dan pelayanan IGD RSUD cukup menunjukkan KTP atau KK Dumai dan menggratiskan biaya ambulance untuk pasien rujukan serta menyiapkan rumah singgah untuk keluarga pasien.

Sedangkan program keempat yakni melakukan verifikasi ulang terhadap data penduduk miskin agar bantuan kepada masyarakat tepat sasaran. Hal ini didukung oleh Surat Walikota Dumai nomor 460/379/DINSOS/2021 tertanggal 19 Maret 2021 tentang verifikasi kelayakan penerima bantuan sosial serta Surat Walikota dumai nomor 460/381/Dinsos-PSFM tertanggal 24 Maret 2021 tentang finalisasi perbaikan data dan verifikasi kelayakan.

Poin terakhir atau kelima dari program 100 hari kerja walikota yakni meningkatkan kinerja pelayanan dalam penanggulangan sampah melalui optimalisasi pengawasan dan pelaksanaan pengangkutan sampah serta pembersihan badan jalan. Kemudian membentuk Tim Cekal untuk sejumlah TPS yang dianggap rawan.

Pemerintah Kota Dumai mendapat bantuan 2 unit Bin Container dari Bank Riau Kepri, 1 unit Bin Container dari Bank Mandiri, 1 unit mobil dump truck dan 2 unit kendaraan roda 3 dari Kementerian Lingkungan Hidup yang langsung dialokasikan ke TPS yang dianggap rawan.

Pada 100 hari kerja pertama, pemerintah juga telah melakukan pembersihan sampah di sejumlah lokasi TPS dengan melakukan gotong royong bersama masyarakat. Kemudian menyusun Peraturan Walikota tentang petunjuk teknis pengelolaan persampahan sebagai upaya tindak lanjut menuju Dumai Idaman.

Pada momen konferensi pers tersebut, Walikota Dumai H Paisal, SKM, MARS tidak menafikan tentu masih banyak yang mesti disempurnakan kedepannya. Agenda 100 hari kerja hakikatnya adalah pemicu semangat untuk memberikan karya serta kinerja terbaik selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah.

“ Ukurannya tentu bukan dari 100 hari kerja ini. Masih banyak yang mesti kita lakukan kedepannya. Kami butuh saran, masukan serta dukungan dari segenap elemen masyarakat, agar apa yang menjadi cita-cita kita bersama bisa diwujudkan,” ujar Walikota H Paisal.

Pada kesempatan itu, Walikota juga menjelaskan terkait upaya penanganan banjir sedang dilakukan normalisasi Sungai Dumai. Saat ini sudah selesai dikerjakan sekitar 5 kilometer dari hampir 12 kilometer panjang Sungai Dumai. Sejumlah pihak turut memberikan dukungan melalui pinjam pakai alat berat jenis amphibi guna memudahkan normalisasi sungai.

“ Kita bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah propinsi maupun kementerian dalam pekerjaan normalisasi Sungai Dumai ini. Setelah selesai semua, baru nanti kita benahi parit atau drainase. Mudah-mudahan banjir bisa kita minimalisir secara bertahap,” papar H Paisal.

Sejumlah masyarakat yang ditemui mengaku puas terhadap kinerja kepala daerah yang tidak kenal waktu. Apalagi melihat gerak cepatnya yang sering turun ke lapangan tanpa protokoler.

“ Jarang-jarang kita lihat ada kepala daerah seperti ini. Kadang sampai dinihari masih terlihat di lapangan. Apalagi saat banjir kemarin. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik untuk kemajuan Dumai kedepannya,” ujar H Darmawi.

Gerak cepat walikota ini sebenarnya sudah jadi pembicaraan sejak lama. Sebelum wakilnya, Amris Ssy meninggal dunia, mereka berdua kerap berbagi tugas. Usai dilantik sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, pasangan kepala daerah itu langsung tancap gas.

“ Tidak ada acara pesta kemenangan sebagaimana kepala daerah kebanyakan. Mereka begitu dilantik langsung tancap gas. Dua jempol buat pemimpin Dumai ini,” tegas Ridho, kalangan milineal Dumai.(*)

Penulis
Faisal
Tag:Dumai
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers majalahkupas.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online majalahkupas.com Hubungi kami: redaksi.majalahkupas@gmail.com